Arab Saudi Tuding Iran Serang Kilang Minyak

0
23 views
Puing-puing yang dituding Arab Saudi sebagai senjata asal Iran.

Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan sebanyak 18 pesawat nirawak (drone) dan tujuh rudal diluncurkan dari arah yang bukan berasal dari Yaman.

Sebelumnya, pemberontak Houthi di Yaman, yang didukung Iran, mengatakan mereka yang melancarkan serangan sebagai balasan atas serangan udara Arab Saudi.

Iran berkali-kali membantah terlibat sekaligus memperingatkan bahwa mereka akan membalas serangan yang ditujukan kepada mereka. Namun, AS berkukuh dengan tuduhan bahwa Iran berada di balik serangan itu.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyebut serangan pesawat nirawak dan rudal terhadap fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu (14/09) merupakan aksi perang.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan AS memiliki “banyak pilihan” untuk meresponsnya.

“Ada opsi pamungkas, dan ada opsi yang jauh lebih sedikit dari itu,” katanya.

“Dan kita akan lihat. Kita berada dalam posisi yang sangat kuat.”

Apa saja temuan Saudi?

Kementerian Pertahanan Saudi memperlihatkan puing-puing dari pesawat tak berawak (UAV) dan rudal dalam jumpa pers.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Kolonel Turki al-Malki, mengatakan bukti menunjukkan serangan itu diluncurkan dari utara dan “tidak diragukan lagi disponsori oleh Iran”.

Namun, Malki mengatakan Saudi masih “berupaya untuk mengetahui dengan tepat titik peluncuran”.

Di antara puing-puing tersebut, terdapat benda yang disebut Kementerian Pertahanan Saudi sebagai sayap delta pesawat udara nirawak (UAV) milik Iran.

Malki mengatakan: “Data yang dipulihkan dari komputer [pada UAV] menunjukkan itu adalah milik Iran.”

Dia mengatakan bahwa 18 UAV melancarkan tembakan ke fasilitas minyak Abqaiq dan tujuh rudal jelajah telah diluncurkan ke kedua target.

Empat rudal jelajah menghantam ladang minyak Khurais dan tiga lainnya jatuh dekat Abqaiq.

Malki mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan semuanya berasal dari arah utara.

Dia menunjukkan video satu UAV yang mengenai Abqaiq, bersama dengan peta dan foto-foto kerusakan.

Dia mengatakan tentang serangan ke lapangan minyak Khurais bahwa “dampak dari rudal jelajah menunjukkan kemampuan yang lebih canggih di luar kapasitas proksi Iran [pasukan pemberontak Houthi]”.

Malki mengatakan rincian titik peluncuran belum dapat diberikan, tetapi dia mengatakan akan segera mengumumkannya begitu titik peluncuran itu ditemukan.

Dia mengatakan: “Meskipun Iran melakukan upaya terbaiknya untuk membuatnya tampak demikian, kolaborasi mereka dengan wakil mereka di kawasan ini untuk membuat narasi palsu ini menjadi jelas.”

Dia menyebut serangan itu “serangan terhadap komunitas internasional… Mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka”.

(BBC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here