Hostel Airy Radio Dalam Dikeluhkan Warga

0
660 views
Hostel Airy Radio Dalam Jakarta Selatan

Jakarta, Barisanberita.com,- Akibat lemahnya pengawasan Pemprov DKI, sebuah bangunan kos-kosan berubah fungsi menjadi Hostel (Penginapan bertarif murah-red), di bilangan Radio Dalam, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, tepatnya di Jalan H. Salim I No. 16.

Perubahan fungsi tersebut dikeluhkan warga berinisial HI, dari RT 04 RW 14 Kelurahan Gandaria Utara, Senin, (15/7/2019).

HI mengatakan, awalnya pemilik bangunan mengajukan izin kos-kosan, namun saat bangunan jadi, malah berubah fungsi menjadi tempat penginapan model Hostel. “Awalnya minta izin lingkungan untuk bangun kos-kosan, tapi ternyata dijadikan untuk penginapan dengan 27 kamar,” katanya.

“Sebagai warga, kami sangat resah dengan adanya Hostel tersebut karena menyalahi izin. Dan juga keluar masuknya penyewa hostel itu tak bisa dipantau. Yang lebih mencemaskan adalah dugaan praktik prostitusi yang bisa merusak lingkungan di sini, pak,” ujar HI.

Terkait hal itu, Barisanberita.com mengonfirmasi supervisor Hostel Airy Radio Dalam Jl. H. Salim I No. 16, Selasa, (16/7/2019), dan diterima pegawai benama Niar.

Niar mengatakan, supervisor Hostel bernama Ridwan, namun sedang tidak berada di tempat. “Pak Ridwan sedang di luar, pak,” ujarnya.

Pihak kelurahan Gandaria Utara, diwakili Kasie Pemerintahan, Jon Erwin, Selasa, (16/7/2019), saat dikonfirmasi, mengatakan dirinya baru mengetahui permasalahan tersebut. “Saya baru tahu masalah ini,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Gandaria Utara, Hidayat, mengaku dirinya juga baru tahu tentang keluhan atas Hostel Airy tersebut. “Saya juga baru tahu keluhan soal adanya penginapan tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Aktivis Jakarta Development Watch (JDW), Adi Pramono, mensinyalir perubahan fungsi bangunan di Radio Dalam, Jakarta Selatan, tersebut diduga adanya permainan oknum pejabat DKI, sehingga perubahan izin bisa lolos. “Harus diselidiki siapa yang bermain atas perubahan izin tersebut, karena warga sangat dirugikan. Aneh, kok semua pihak mengaku baru tahu masalah itu,” tandasnya.

(Bowo/HAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here