Pelatihan Reparatir Kemetrologian Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kab. Bogor Tahun 2019

0
29 views
Para nara sumber Reparatir Kemetrologian.

Bogor, Barisanberita.com,- Amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Kewenangan pelayanan tera/tera ulang dan pengawasan kemetrologian yang awalnya berada pada kewenangan pemerintah Provinsi, kini dilimpahkan kewenangannya kepada pemerintah daerah Kabupaten atau Kota, demikian disampaikan Kepala Bidang Tertib Niaga Dinas Perdagangan dan Perindutrian Kabupaten Bogor Lundris Albert Pangaribuan,SKM,M,PH. Ketika membuka kegiatan pelatihan reparatir kemetrologian tahun 2019, di M-ane hotel jl Raya Jakarta Bogor km 49.5, Cibinong Kab.Bogor, beberapa waktu lalu.

Para peserta Pelatihan Reparatir Kemetrologian.

Dikatakan, besarnya jumlah pelaku usaha yang memiliki alat ukur, alat takar, alat timbangan dan perlengkapan lainnya di Kabupaten Bogor, tentu menjadi sebuah perhatian bagi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, oleh karena itu dipandang perlu untuk dilaksanakan kegiatan pelatihan reparatir kemetrologian sebagai salah satu tugas pokok dan fungsi dalam rangka program pelayanan kemetrologian.

Lundris Albert Pangaribuan juga mengatakan, pelaksanaan pelayanan tera, tera ulang dan pengawasan metrologi legal merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pemerintah berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang metrologi legal, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, guna memberikan jaminan kebenaran hasil pengukuran dan perlindungan terhadap konsumen.

Dijelaskan, salah satu cara untuk memastikan bahwa konsumen mendapatkan barang sesuai dengan nilai ukar dan kondisi yang seharusnya adalah dengan menjamin timbangan atau takaran yang digunakan oleh pelaku usaha atau pedagang secara tepat dan benar, jaminan tersebut dilakukan melalui pelayanan tera dan tera ulang terhadap alat ukur dan timbangan oleh pemerintah daerah setempat. dengan demikian, konsumen dapat memperoleh barang sesuai dengan ukuran yang seharusnya dengan nilai tukar yang dibayarkan. ujar Lundris.

”Dalam rangka menunjang kegiatan tera/tera ulang di Kabupaten Bogor, selain sumber daya manusia dan peralatan standar uji, peran reparatir sebagai petugas reparasi alat UTTP sangat diperlukan, khususnya pada kegiatan sidang tera ulang pasar, besarnya potensi alat UTTP di pasar Kebupaten Bogor, dan terbatasnya tenaga reparatir yang ada mendorong pemerintah Kabupaten Bogor untuk melaksanakan kegiatan pelatihan reparatir tahun anggaran 2019 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya dibidang kemetrologian, penggunaan alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya yang sesuai dengan standra kemetrologian, menciptakan tenaga yang terampil dan handal pada bidang reparasi atau perbaikan timbangan, menumbuhkan dan melahirkan reparatir-reparatir baru,” ujar Lundris.

(Ris/wo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here