Durasi Belajar Siswa di DIY, Kemungkinan Hanya 3,5 Jam

0
39 views
Siswa belajar

Meski normal baru atau new normal belum diterapkan, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah menggodok standar operasional pelaksanaan (SOP). Diantaranya adalah kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menerangkan sejumlah usulan atau wacana kegiatan belajar mengajar di era new normal sedang dalam pembahasan.

Aji menjelaskan, nanti apabila kondisi Covid-19 di DIY melandai dan protokol new normal diterapkan, maka ada kemungkinan sistem belajar mengajar di sekolah akan menggunakan shift. Yakni siswa hanya akan belajar di sekolah selama 3,5 jam saja.

“Alternatif sekolah dibuat shift. Tentu ada perubahan kurikulum KTSP-nya disampaikan yang disimulasikan sekolah satu shift itu 3,5 jam saja tanpa istirahat,” jelas Aji, Kamis, (4/6/2020), seperti dilansir Sindo.

Sistem shift ini nantinya akan membuat physical distancing di sekolah tetap berlaku. Dengan sistem shift nantinya, lanjut dia, satu meja di kelas hanya akan dipakai oleh seorang siswa saja.

“Anak masuk 3,5 jam. Pulang nanti ada waktu jeda 1-2 jam lalu diganti sesi berikutnya 3,5 jam lagi. Itu pemikiran bagus supaya satu bangku untuk satu anak,” urai Aji.

Aji menuturkan ada sejumlah fasilitas yang wajib disediakan pihak sekolah di fase new normal kalau nanti diberlakukan. Diantaranya adalah tempat untuk mencuci tangan.

Dia menjabarkan, selama kegiatan belajar mengajar, siswa dan guru diwajibkan memakai masker. Apabila akan memakai face shield juga diperbolehkan. Selain itu, siswa dan guru bisa pula memakai baju lengan panjang di sekolah.

Kemudian sekolah diminta menyiapkan materi pembelajar online untuk tambahan pelajaran. Guru dan siswa di DIY nantikan juga akan didata mulai dari alamat, riwayat kesehatan, hingga kemampuan ekonomi orangtua.

“Sebelum 13 Juli (awal tahun ajaran baru), kita lihat di DIY seperti apa. Kalau positif (jumlah pasien) banyak tentu ada pengunduran. Tapi pendidikan paling belakangan (masuk) karena menyangkut keselamatan siswa. Tentu ini bahan untuk kita pakai konsultasi kepada Gubernur DIY. Masukan gubernur seperti apa,” jelasnya.

(SD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here