Moeldoko Melawan

0
1348
Moeldoko

BarisanBerita.com,- Setelah beberapa kali disebut sebagai orang di belakang upaya kudeta Ketum Demokrat, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moledoko, akhirnya angkat bicara.

Lewat unggahan suara dalam video, Jumat (26/2/2021), Moeldoko mengatakan dirinya tak bisa ditekan-tekan. “Jangan menekan-nekan saya,” katanya.

Moeldoko juga heran dengan kisruh di dalam Partai Demokrat, yang belum tuntas. “Memangnya belum selesai,” tanyanya.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, dirinya tak mengikuti informasi terbaru tentang Demokrat karena sibuk mengurusi rencana pernikahan putrinya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut langsung nama Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam isu kudeta di tubuh partai. Menurut SBY, Moeldoko merugikan nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Secara pribadi, apa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi miliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu,” tutur SBY dalam sebuah video, Rabu (24/2/2021).

“Partai Demokrat justru berpendapat apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu, merugikan nama baik beliau (Jokowi),” imbuhnya.

Presiden ke-6 RI itu tidak percaya bahwa pejabat selain Moeldoko terlibat. Mereka bahkan tidak ada urusan dengan isu kudeta PD.

“Partai Demokrat tetap percaya bahwa para pejabat tersebut memiliki integritas, betul tidak tahu-menahu dan tidak masuk di akal jika ingin mengganggu Partai Demokrat,” sebut SBY.

Diberitakan sebelumnya, mantan Ketua Umum PD itu, memberikan arahan tegas untuk kader Demokrat terkait isu kudeta. SBY mempersilakan untuk mengusir kader-kader yang masih melancarkan gerakan kudeta.

“Kalau segelintir kader atau mantan kader itu masih bergentayangan mencari mangsa ke kanan dan ke kiri, katanya ada juga yang bertindak sebagai EO, hadapi dengan sikap yang tegas, usir orang-orang itu. Mintakan mereka berhenti merusak partai kita,” tegasnya.

(BBS, wo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here