Lokasi Rizieq Shihab Dirahasiakan

0
1262
Kapolda menunjukan barang bukti

Jakarta, BarisanBerita.com,- Paska tewasnya enam pengawal Ketua FPI, kini keberadaan Rizieq Shihab belum diketahui.

Dalam siaran pers itu tertulis bahwa Habib Rizieq bersama keluarga sudah diamankan di tempat yang tidak bisa disebutkan lokasinya.

Dalam siaran persnya, Ketua Umum DPP FPI (Front Pembela Islam), KH Ahmad Shabri Lubis membenarkan adanya peristiwa pengadangan dan penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq dan keluarga.

Bahkan dalam siaran pers itu, disebut diduga ada penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal Habib Rizieq.

“Benar ada peristiwa pengadangan, dan penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq Shihab dan keluarga, serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal Habib Rizieq. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur,” kata Shabri Lubis dalam keterangannya.

Sementara, Polda Metro Jaya menyebut senjata api atau senpi yang dipakai laskar khusus pengawal Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab merupakan senjata api rakitan.

“Senjata api rakitan. Sekarang sedang mendalami semua, mengumpulkan bukti-bukti yang ada termasuk juga kita lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara),” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 8 Desember 2020.

Kata dia, senpi itu menggunakan peluru tajam berkaliber 9 mm. Yusri menambahkan, nantinya juga akan melakukan uji balistik terhadap barang bukti senpi rakitan tersebut.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengungkap hasil investigasi terkait barang bukti senpi rakitan tersebut apabila telah rampung. “(Peluru tajam) 9 mm,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran, menyebut anggota korps Bhayangkara diserang sejumlah orang, Senin dini hari, 7 Desember 2020. Penyerangan ini diduga ada kaitannya dengan rencana pemanggilan kedua Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Saat kejadian itu, ada satu unit yang bergerak. Dalam satu unit itu terdiri dari enam orang. Sementara itu, penyerangan dilakukan oleh mereka yang berjumlah sepuluh orang.

(BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here