Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Gunakan Senjata Canggih, Israel Disalahkan

0
72 views
Pasukan khusus Israel

Media Iran mengklaim senjata yang digunakan untuk membunuh ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh dikendalikan oleh satelit dan senjata itu adalah buatan Israel. Pejabat pemerintah Teheran mengakui operasi pembunuhan pada Jumat pekan itu canggih.

Tepat setelah penguburan Mohsen Fakhrizadeh, Press TV berbahasa Inggris milik pemerintah melaporkan sebuah senjata yang ditemukan dari lokasi serangan memiliki “logo dan spesifikasi industri militer Israel”. Namun, media itu tidak menunjukkan bukti gambar atau apa pun untuk menguatkan klaim tersebut.

Selain itu, sebuah laporan di situs berita Al Alam berbahasa Arab, yang dioperasikan oleh perusahaan media milik Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), mengatakan ada bukti keterlibatan Israel dalam pembunuhan itu. Laporan tersebut, yang dikaitkan dengan satu sumber anonim, juga menunjukkan bukti atas klaim itu.

Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, secara terpisah mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah bahwa musuh Iran telah meluncurkan sejumlah operasi yang gagal terhadap Fakhrizadeh di masa lalu.

“Kali ini, musuh menerapkan metode yang benar-benar baru, profesional, dan canggih,” katanya, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (1/12/2020).

Syamkhani menyalahkan kelompok oposisi Iran yang berada di tempat pengasingan; Mujahedeen-e-Khalq (MEK), yang menurutnya memiliki peran dalam pembunuhan tersebut. MEK tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pembunuhan yang sangat terbuka terhadap Fakhrizadeh memicu kecaman luas dari Iran, yang secara eksplisit menuduh Israel bertanggung jawab atas serangan itu dan mengancam akan membalas dendam untuk itu.

Laporan yang menyalahkan senjata Israel itu muncul sehari setelah kantor berita Fars melaporkan bahwa serangan hari Jumat dilakukan dari jauh dengan menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh yang dipasang pada mobil tanpa ada agen manusia di tempat kejadian. Laporan itu berbeda secara signifikan dengan deskripsi serangan yang dilaporkan sebelumnya, di mana Fakhrizadeh diserang pasukan regu tembak.

(SDO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here