Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Menghitung Hari

0
144
Pasukan tank Israel

BarisanBerita.com,- Intelijen militer Israel mengaku sudah mengetahui posisi Pemimpin Hamas Yahya Sinwar, namun belum mengambil tindakan karena tokoh tersebut menggunakan sandera sebagai perisai dirinya.

Sementara, mantan Kepala intelijen militer Israel, Amos Yadlin menguatkan informasi tersebut.

Terpisah, Wakil Presiden Lembaga Pertahanan untuk Demokrasi, Jonathan Schanzer di Washington DC mentweet dirinya juga mendengar informasi tersebut.

“Informasi itu tersebar di luar Israel dua hari sebelumnya, dan ini menjadi berita gembira tentang posisi persembunyian Yahya,” kata Schanzer.

“Dugaan saya, pemimpin Hamas itu ada di saluran bawah tanah di sekitar wilayah Khan Younish,” tambah Schanzer. “Namun, Yahya saat ini dikelilingi sandera sebagai tameng hidup.”

Pada Desember yang lalu, Yahya menyampaikan pernyataan bahwa pasukannya akan menghancurkan pasukan Israel di Gaza.

Yahya mengklaim pasukan Brigade Qasam, sayap militer Hamas, menargetkan sekitar 5.000 pasukan Israel akan menjadi korban dari perang di Gaza.

Pemerintah Israel menarget Yahya Sinwar untuk dihabisi karena dianggap bertanggung jawab atas serangan 7 Oktober 2023 lalu yang menewaskan 1.400 warga Israel.

Sebelumnya, Israel dituduh terlibat atas kematian Pimpinan Hamas di Libanon, Saleh al Arouri, dan menjadi salah satu tokoh senior pergerakan tersebut yang dihabisi pemerintah zionis.

(TII/wo, Diazz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here