HUT Pertama Korona, Wali Kota Bekasi Akui Lelah

0
675
Ilustrasi (BBC)

Bekasi, BarisanBerita.com,- Wali Kota Bekasi, Rahmad Effendi, mengaku lelah dengan kasus pandemik korona atau covid-19 yang sudah satu tahun ini.

Pepen, sapaan akran Wali Kota Bekasi ini, mengatakan efek covid-19 merusak seluruh sisi kehidupan. Dia juga menyebut, selain penanganan yang cukup rumit, pandemi juga berimbas kepada banyak sektor baik sosial maupun ekonomi.

“Makin lama capek juga, masalah biaya, berat dan banyak,” kata Pepen, kepada wartawan, Senin (1/3/21).

Dia mengatakan, pandemi sangat menguras banyak waktu serta biaya. Bahkan, kata dia, separuh APBD Kota Bekasi sudah difokuskan untuk penanganan Covid-19.

“Belum lagi kondisi ekonomi, pedagang yang masih terganggu, tempat hiburan, investasi, kemudian pengangguran kan banyak efek lanjutannya,” terang dia, seperti dilansir Republika.coi.d.

Setelah satu tahun berlalu, ia ingin memastikan bahwa pelacakan kasus tidak turun secara kuantitas. Namun, positivity rate-nya diupayakan supaya turun.

“Jadi kuantitasnya tetap (tracing) tapi (positivity rate) turun. Sekarang kalau ada 130 yang dites, yang kena 40, kalau kemarin kan yang diuji 300 yang kena 100 sekitar 30 persen sekarang udah turun sekitar 20 persen,” tutur dia.

(BBS, Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here