Pangeran Philip dalam Kenangan

0
804
Pangeran Philip dan Ratu Elizabetn II

Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II yang mendapat gelar resmi Duke of Edinburgh, mendapat penghormatan yang meluas karena dukungannya yang tak henti-hentinya kepada Ratu.

Tugas yang tidak mudah bagi seseorang, apalagi untuk seorang pria yang sudah terbiasa dengan komando Angkatan Laut dan memiliki pandangan yang kuat atas berbagai hal.

Namun dengan karakter yang amat kuat seperti itu, dia masih mampu mengemban tugas secara efektif dan memberi dukungan sepenuh hati kepada istrinya dalam melakukan tugas-tugas kerajaan sebagai Ratu.

Sebagai pria pendamping dari penguasa kerajaan perempuan, Pangeran Philip tidak memiliki posisi berdasarkan konstitusi.

Namun tidak ada orang lain yang bisa sedekat dia dengan kerajaan atau yang memiliki pengaruh yang besar atas kerajaan Inggris.

Pangeran Philip suami Ratu Elizabeth II telah meninggal dunia hari ini Jumat (9/4) waktu Inggris.

Istana Buckingham memberikan konfirmasi mengenai kepergian Pangeran Philip dalam surat pernyataan.

Dukungan

Philip sebenarnya adalah seorang dengan karakter pemimpin namun perannya adalah selalu pada nomor dua sehingga kadang dia tampak tidak bisa duduk mudah dengan kepekaan atas posisinya.

“Saya hanya melakukan yang saya kira terbaik,” tuturnya sekali waktu kepada BBC. “Saya tidak bisa tiba-tiba mengubah cara saya dalam melakukan sesuatu, saya tidak bsa mengubah ketertarikan saya atau cara saya bereaksi. Itu adalah gaya saya.”

Namun dia dinilai berhasil menggunakan posisinya untuk memberi sumbangan besar bagi kehidupan di Inggris dan berperan dalam membantu kerajaan untuk menghadapi perubahan sosial selama bertahun-tahun.

Bagaimanapun pencapaian terbesarnya, tidak diragukan lagi, adalah kekuatan dan konsistensinya dalam mendukung Ratu sepanjang masa pemerintahan yang panjang.

Dia yakin pekerjaannya -seperti pernah dituturkannya kepada penulis biografinya- adalah ‘untuk menjamin Ratu bisa bertakhta’.

Dalam suatu pidato memperingati ulang tahun emas perkawinan mereka, Ratu Elizabeth menyatakan: “Dia tidak mudah untuk menerima pujian. Namun dia benar-benar merupakan kekuatan dan pegangan saya selama bertahun-tahun.”

(BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here