Gelombang Omicron Landa Indonesia

0
816
Pelaksanaan vaksinasi covid 19 di Jakarta

BarisanBerita.com,- Ancaman virus covid 19 varian Omicron akhirnya melanda Indonesia. 254 orang positif terjangkit penyakit ini. Indonesia mati-matian mengadang serbuan wabah yang sangat cepat penyebarannya ini.

Siti Nadia Tarmidzi, selaku juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, mengatakan kasus positif Covid-19 varian Omicron bertambah menjadi 92 kasus pada Selasa (04/01). Dengan demikian, jumlah kasus varian Omicron di Indonesia secara keseluruhan mencapai 254 kasus.

Dari total kasus varian Omicron, menurut Siti Nadia Tarmidzi, sebanyak 239 di antaranya berasal dari pelaku perjalanan internasional atau disebut kasus impor. Adapun 15 kasus berasal dari transmisi lokal.

Dia menambahkan, sebagian besar kasus kondisinya ringan dan tanpa gejala (OTG). “Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%),” imbuhnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (04/01).

Pada 28 Desember, Kementerian Kesehatan melaporkan temuan kasus pertama transmisi lokal varian Omicron.

Seorang pria asal Kota Medan, Sumatera Utara terkonfirmasi positif varian Omicron pada 26 Desember setelah menjalani tes PCR pada 20 Desember.

“Sebagai tindak lanjut, tentunya yang bersangkutan pada saat ini sedang dalam proses evakuasi untuk melakukan isolasi di rumah sakit pusat infeksi Sulianti Saroso,” kata juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi, dalam keterangan pers kepada wartawan, 28 Desember 2021 lalu.

Berdasarkan data dari pemerintah, pria berusia 37 tahun tiba di Jakarta pada 6 Desember dan “sempat mengunjungi salah satu restoran di SCBD”. Pria tersebut dikatakan tidak memiliki gejala dan istrinya dinyatakan negatif Covid-19. Mereka diketahui tidak punya riwayat ke luar negeri dalam beberapa bulan terakhir

“Dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Parekraf untuk melakukan tracing di tempat yang bersangkutan datangi di SCBD dan juga di sekitar tempat tinggal yang bersangkutan, serta melakukan tracing terkait dengan kegiatan yang dilakukan bersangkutan selama berada di Jakarta,” tambah Siti.

Total kasus varian Omicron di Indonesia saat ini bertambah menjadi 47 kasus, salah satunya merupakan temuan terbaru transmisi lokal. Sisanya merupakan kasus yang berasal dari luar negeri.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkap ada satu pasien Corona varian Omicron yang lolos dari karantina di Wisma Atlet, Jakarta.

“Kemarin ada satu orang yang lolos dari situ karena pergi dengan keluarganya, dan ini kita harapkan tidak terjadi lagi,” kata Luhut dalam jumpa pers daring, Senin (27/12).

Luhut tak menjelaskan secara rinci siapa orang tersebut. Meski demikian, Luhut meminta peristiwa ini tak terjadi lagi dan pemberian dispensasi karantina dilakukan lebih ketat dan dengan prosedur.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap bahwa pasien yang dimaksud adalah pelaku perjalanan luar negeri yang datang dari Inggris.

“Soal urusan karantina, kita lihat, ada satu perempuan datang dari Inggris. Pada saat dia dites pertama, hasilnya positif. Lalu dia minta tes pembanding, memang boleh. Dites negatif (hasil tes pembanding),” papar Budi Gunadi pada Senin (27/12).

“Makanya, dia minta keluar [tidak lagi dikarantina di fasilitas karantina] berdasarkan hasil tes yang tadi [tes pembanding]. Kemudian [permintaan keluar] diberikan ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta tapi harus diisolasi di rumah dan kebetulan rumahnya bisa untuk isolasi.”

Pada pemeriksaan pertama, perempuan tersebut tetap diperiksa Whole Genome Sequencing (WGS) oleh Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan, lalu hasilnya yang bersangkutan positif Omicron.

“Kita lihat lima hari kemudian tes positifnya Omicron,” lanjut Menkes Budi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak berlibur ke luar negeri mengingat virus corona varian Omicron terus bertambah di Indonesia.

“Jangan berlibur dulu ke luar negeri kecuali pekerjaan-pekerjaan yang memaksa harus pergi,” kata Luhut dalam keterangan pers Update Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (27/12).

Menurut Luhut, hampir seluruh kasus Omicron yang dideteksi adalah pelaku perjalanan luar negeri yang berasal dari berbagai negara.

Keterangan Luhut mengacu pada data Kementerian Kesehatan bahwa jumlah kasus terkonfirmasi positif varian Omicron di Indonesia kini bertambah menjadi 46 kasus sejak pertama kali ditemukan pada 16 Desember hingga Minggu (26/12).

(BBC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here