Intel Awasi Abu Bakar Baasyir

0
87 views
Sejumlah wanita bercadar berjalan memasuki Lapas Gunung Sindur, tempat narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir menjalani hukumannya, di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 23 Januari 2019. ANTARA

Jakarta, BarisanBerita.com,- Pengamat terorisme Al Chaidar menilai pembebasan Abu Bakar Baasyir tak akan berpengaruh pada aktivitas terorisme di Indonesia. Dia mengatakan pengaruh Baasyir di organisasi terorisme sudah tidak ada. “Sudah tidak berpengaruh lagi,” kata dia saat dihubungi, Senin, 4 Januari 2021.

Al Chaidar mengatakan Baasyir sudah tak memiliki pengaruh di organisasi teror Jemaah Islamiyah. Menurut dia, Baasyir bahkan sudah tidak lagi berhubungan dengan kelompok itu setelah mendirikan Jamaah Ansharut Tauhid. “Ini yang mengakibatkan orang-orang JI tidak lagi respect dan tidak lagi menaruh dia sebagai pemimpin spiritual,” kata Chaidar.

Seperti diketahui, narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir akan bebas murni pada Jumat (8/1) pekan ini. Baasyir telah menjalani vonis penjara 15 tahun dikurangi remisi sebanyak 55 bulan.

Dilansir dari Antara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi, mengatakan, pembebasan Baasyir dipastikan telah sesuai prosedur.

“Beliau sudah menjalani pidana secara baik, dan mengikuti semua ketentuan dan prosedur, pelaksanaan pembinaan keamanan di lapas tingkat keamanan maksimum, LP Gunung Sindur, dan hari Jumat akan kami bebaskan,” kata Suyudi di Bandung, Senin (4/1).

Di sisi lain, kepolisian akan tetap mengawasi aktivitas Abu Bakar Baasyir setelah bebas dari penjara. Namun, tak ada pengawasan khusus.

“Sebenarnya tidak khusus, jadi sifatnya tiap orang akan dilakukan pemantauan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Ahmad Ramadhan di kantornya, Jakarta, Senin, (4/1/2020).

Ramadhan mengatakan intelijen akan mengawasi orang-orang yang pernah melakukan tindak pidana. Dalam hal ini, Baasyir akan tetap diawasi karena merupakan narapidana kasus terorisme.

“Jajaran intelijen terus mengawasi orang-orang yang pernah melakukan tindak pidana apapun,” kata dia.

Ramadhan mengatakan polisi juga akan melakukan pengamanan saat hari pembebasan Baasyir. Dia mengatakan pengaman akan dilakukan meskipun tanpa ada permintaan dari Ditjen Pemasyarakatan. “Diminta atau tidak, kami pasti akan mengamankan kegiatan tersebut,” kata dia.

(CNN, BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here