Masih Anggap Enteng? Covid-19 Tewaskan 286 Warga Jakarta dalam Seminggu

0
771
Pemakaman dengan Protap Covid-19

Pemprov DKI mencatat, ada 286 proses pemakaman dengan menggunakan protap Covid-19 sepanjang periode 1 sampai 9 Agustus 2020.

Data pemakaman dengan protap Covid-19 diakses melalui situs corona.jakarta.go.id, Rabu (12/8), seperti dilansir merdeka.com.

Sepanjang awal Agustus, laporan pemakaman dengan protap Covid-19 kerap fluktuatif. Namun jumlah tertinggi terjadi pada 2 Agustus yakni 39 pemakaman.

1 Agustus 31 pemakaman,
2 Agustus 39 pemakaman,
3 Agustus 25 pemakaman,
4 Agustus 34 pemakaman,
5 Agustus 36 pemakaman,
6 Agustus 20 pemakaman,
7 Agustus 36 pemakaman,
8 Agustus 29 pemakaman,
9 Agustus 36 pemakaman,

Sementara itu, akumulasi pemakaman dengan protap Covid-19 sejak awal Maret hingga 9 Agustus Pemprov DKI mencatat ada 3.981 pemakaman.

Untuk data pada 11 Agustus mencatat, jumlah kasus positif Covid-19 di DKI terus bertambah. Total akumulasi orang yang terinfeksi virus yang menyerang pernapasan sebanyak 26.664 orang, dengan 16.927 orang sembuh, dan 953 meninggal.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan, kasus kematian Covid-19 di Indonesia per 10 Agustus 2020 berada di angka 4,5 persen atau 5.765 orang. Menurun tipis dari data 3 Agustus lalu yang mencapai 4,68 persen.

Namun, posisi Indonesia masih berada di atas rata-rata kematian kasus Covid-19 di dunia.

“Kematian di Indonesia lebih tinggi daripada dunia yaitu 4,5 persen, dunia 3,64 persen,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (11/8).

Meski ini bukan kabar gembira, Wiku berharap semua pihak bekerja sama untuk menekan kasus kematian. Terutama pelayanan kesehatan untuk bekerja keras menangani pasien Covid-19.

“Jadi tujuan kita bersama adalah menurunkan angka kematian Indonesia, kalau bisa di bawah angka kematian dunia,” katanya.

Wiku menyebut, ada 22 provinsi di Indonesia yang memiliki angka kematian Covid-19 di bawah rata-rata dunia. Yaitu, DKI Jakarta 3,56 persen, Sulawesi Selatan 3,18 persen, Jawa Barat 3 persen, Bali 1,28 persen, Papua 1,06 persen dan Kalimantan Timur 2,84 persen.

Maluku Utara 3,3 persen, Gorontalo 2,54 persen, Maluku 1,8 persen, Sumatera Barat 2,8 persen dan DI Yogyakarta 2,85 persen. Kemudian Riau 1,8 persen, Aceh 2,8 persen, Papua Barat 1 persen, Kalimantan Barat 0,96 persen dan Kalimantan Utara 0,67 persen.

Sulawesi Barat1,8 persen, Sulawesi Tengah 3,24 persen, Jambi 1,9 persen, Bangka Belitung 0,9 persen, Nusa Tenggara Timur 0,65 persen dan Sulawesi Tenggara 1,37 persen.

(BBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here