Intelijen: Operasi Senyap Redam Taliban Melayu

0
1241
Ilustrasi penyusupan

BarisanBerita.com,- Taliban yang kini menguasai Afganistan tak hanya membuat ketar-ketir Amerika dan negara-negara Eropa, tapi juga Indonesia. Pasalnya, ada sejarah panjang tentang gerakan Taliban dengan teroris di Indonesia. Badan Intelijen Negara (BIN) pun jauh-jauh hari sudah berusaha meredam “euforia Taliban” di dalam negeri dengan menggelar operasi senyap.

Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto mengklaim pihaknya selama ini menyusup ke sejumlah kelompok di berbagai negara. Salah satunya kelompok Taliban di Afghanistan.

Misi BIN dalam menyusup Afghanistan yakni bertujuan agar perang atau kerusuhan tidak melebar hingga ke Indonesia.

“Maka sebelum perang terjadi maka kita perkuat ini diplomasi dari seluruh elemen. Kita menyusup ke seluruh kelompok-kelompok perlawanan, termasuk Taliban sendiri,” kata Wawan dalam sebuah diskusi yang digelar Partai Gelora, seperti dilansir CNNIndonesia.comRabu (1/9/21).

Wawan tak merinci kelompok apa lagi yang disusupi BIN selain Taliban. Dia hanya menegaskan bahwa Indonesia tak ingin terjadi perpecahan yang berdampak pada gangguan stabilitas keamanan.

Terlebih, tak sedikit warga Indonesia yang terpancing ketika melihat kondisi Timur Tengah yang kerap kali bergejolak. Itu terjadi karena merasa ada ikatan religi yang sama.

“Sekarang kita bergerak menyusupkan teman-teman kita kepada kubu lawan-lawan itu di berbagai negara. Untuk apa? Untuk bareng-bareng menjaga,” kata dia.

Wawan menyatakan BIN berupaya memastikan kelompok perlawanan itu tetap pada komitmennya menjaga perdamaian. Ia tak ingin kelompok-kelompok itu melakukan serangan teror yang nantinya bisa berdampak pada perpecahan dan peperangan.

“Supaya tidak sedikit-sedikit melepaskan emosi untuk meledakkan bom-bom, termasuk bom bunuh diri. Daripada itu pecah enggak keruan, kita masuk sekuat-kuatnya melakukan penetrasi. Sekarang kita mampu melakukan kontrol itu,” kata Wawan.

Sebelumnya, Wawan juga sempat mengatakan bahwa BIN tengah melakukan deteksi dini terhadap jaringan teroris di Indonesia yang memiliki kedekatan ideologi dengan Taliban.

“BIN bersama jajaran intelijen melakukan langkah antisipatif dengan memperkuat deteksi dini dan cegah dini terutama kepada kelompok teroris yang memiliki kedekatan ideologis dan jaringan dengan Taliban,” kata Wawan dalam keterangan resminya pada 19 Agustus lalu.

(BBS/Bo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here